sapa dan salam

Assalamuallaikum, Selamat bergabung di Xpassion.:D

info terupdate

Hi Xpassioners, selamat berkarya di BUKU ke 2 Xpassion, kumpulkan tulisanmu segera, rebranding your self and improve your skill
  • -Lutfi Zein-.
  • Find Your Passion
  • Now
  • No Delay,No Excuse,No But.
  • Reading Books Makes you Better.

Kamis, 31 Oktober 2013

Semua kan Indah pada Waktunya


Penulis: Prima Adi Negara
 
                Hai..hai..hai…ketemu lagi!! Nah saat ini aku mau kasih cerita tentang Si Jomblo Baru neh *hahaaa..ngebeg-ngebeg ki stok di jember aje. Oke, sebelum nya yuuk mari kita flashback ke 7 tahun silam, tepatnya pada bulan oktober 2006. Jadi gene, Si Jomblo mulai masuk jenjang kuliah di tahun 2004. Tahun demi tahun tlah dia lalui sebagai Jombloers *hihihiii…ngenes ya, sampai akhirnya dia ketemu sesosok cewek yang special dan aduhayy pokoknya *preeet.. Kalo nggak salah, kisah cinta itu tumbuh di kosan 29C, tempat kos sederhana idaman para kaum hawa*gubraaakkk.. Pokoknya dari awal kenalan sampai akhirnya deal buat pacaran di butuhin waktu 20 hari lah. Sekitar 4 tahun waktu bersama dilalui oleh pasangan yang lagi kasmaran itutuh. Banyak hal yang terjadi dan banyak kenangan manis yang di ukir, sampai akhirnya di awal taon 2010 mereka mutusin untuk terjun di dunia kerja. Awal sekedar apply, eehh ternyata dapet panggilan test di salah satu bank BUMN di Jabar, ya udah capcuuzz brangkat kesono. Singkat cerita si cewek neh yang ketrima, lha si cowok kemana?? Ya pulang lah nerusin kuliah aja. Akhirnya terpisahlah mereka berdua oleh ruang dan waktu *hiks..hiks..hiks.. Nah ternyata inilah yang menjadi awal petaka bagi hubungan mereka.
Sudah pasti tahun pertama butuh adaptasi bagi pasangan LDR (Long Distance Relationship) ini *Ciee syook kemenggress.. namun mampu dilalui dengan baik dan lancar-lancar aja. Masuk tahun kedua tambah oke lage neh, soalnya si cowok udah ketrima kerja juga di Jember dan mereka berdua udah mulai mengatur planning buat masa depan nya. Namun di tahun ketiga sudah mulai gak beres, si cowok udah mulai mengendus hawa-hawa syaiton *hahaa…emang cuboo. Si cewek udah mulai main rahasia-rahasiaan dan mulai membatasi privasi nya. Sampai akhirnya terkuaklah hal “itu” sesuai feeling si cowok. Karena saking cinta dan sayang-nya, okelah si cowok coba lupain hal “itu” lagian juga udah nggak ada hubungan lagi *asli..Nyeseeek bangeeett..Heheee. Nah, untuk antisipasi kejadian yang sama terulang, si cowok punya inisiatif untuk melamar cewek nya neh *So sweet. Planning udah mateng, si cewek juga udah setuju dan berbunga-bunga hatinya. Akhir tahun 2012 dan tahun baru 2013 dilalui mereka berdua bersama-sama di Jabar. Sungguh indahnya moment tersebut, sampai tak rela jika waktu harus berlalu. Sepertinya memang itu adalah moment terindah, terbaik dan juga mungkin terakhir yang akan mereka berdua lalui. Karena setelah itu, semua berubah begitu cepat dan menjadi tidak terkendali. Bulan Maret 2013 yang jadi planning tunanganpun mulai jadi kacau, si cewek mulai bimbang, galau dan nggak yakin dengan hal itu. Tapi mau gimana lagi, semua sudah siap dan sudah nggak memungkinkan untuk mundur. Ya sudah, meski sedikit terpaksa proses tunangan nya berjalan dengan baek, semua kembali normal dan hubungan mereka kembali harmonis. Tapi itu nggak bertahan lama karena di bulan Mei, komunikasi yang sudah lancar kembali tersendat. Sampai titik klimaks nya di hari raya Idul Fitri 1434H, yang seharusnya si cewek pulang kampong, untuk menyelesaikan urusan tunangan, ternyata tidak muncul juga. Bahkan si cewek memutus total komunikasi dengan si cowok dan pihak calon keluarga sehingga mulailah babak baru “krisis” berkepanjangan dimulai *Waduuuh kaya sinetron ya… Situasi menjadi panas seperti bola api yang terus menggelinding. Hari demi hari, minggu demi minggu berlalu dan semua masih belum ada kejelasan. Akhirnya pihak keluarga si cowok melunak, dan mengganggap semua nggak terjadi apa-apa asalkan si cewek pulang dan menyelesaikan proses pertunangan pada Idul Adha dibulan Oktober 2013. Waktu kembali berlalu, dan si cewek tetep nggak muncul batang hidung nya, *hemm… Keputusan “final” harus diambil, setelah melalui pembicaraan panjang dengan keluarga, si cowok memutuskan untuk mundur secara Jantan dan mengakhiri segala “drama” yang ada.
Setelah 7 tahun berlalu, dari Oktober 2006 hingga Oktober 2013,  hubungan ini akhirnya harus berakhir secara dramatis.  Banyak yang bilang mungkin belum jodoh, ada juga yang bilang gara-gara LDR. Namun bagi si cowok, hidup itu adalah “pilihan”. Pilihan untuk menentukan siapa pasangan kita, pilihan untuk menentukan hidup kita menjadi apa. Jika di dunia ini kita hidup dengan pasangan kita yang mungkin bukan jodoh kita, toh sudah tertulis dengan jelas, bahwa kita akan berkumpul dengan jodoh kita, tulung rusuk kita yang hilang, di alam “syurga” kelak. Kalopun ada yang bilang LDR itu sebuah momok yang menakutkan atau petaka atau akar masalah sebagai penyebab berakhirnya suatu hubungan, aku sama sekali nggak setuju tuh. Karena semua itu bisa diatasi dengan “komunikasi yang lancar, trust, honest, loyal , faithful dan saling terbuka”. Jagalah item-item ini tetap terkontrol, dan kamu akan mendapatkan sensasi yang luar biasa meski Long Distance Relationship bahkan melebihi sepasang kekasih pada umum-nya. Sebelum Ku akhiri cerita-nya, Neh..aku kasih kutipan sederhana tentang “jodoh” namun makna-nya luar biasa lhooo. Jadi gene, untuk urusan Jodoh, “Orang baik akan mendapatkan Jodoh yang baik pula, begitu juga sebaliknya”. Namun ada tapinya neh, “Jika ada Orang baik tapi ngeyelan, bakal dapetin Jodoh yang kurang baek lhooo”. Ingaaaaattt, “Semua kan Indah pada Waktunya”, namun kita sebagai manuasi tetap harus berdoa dan ber-ikhtiar baek tapi ojo’ ngeyelan. So, Choose the Best from Deeply of your Heart and Choose Wisely. ^__*

Tobe Continue for the Next Series,
:D

1 komentar:

  1. cinta memang tak ada habisnya....cemungud jomblo baru..... :)

    BalasHapus